Korban Gigitan Anjing Liar di Lombok Timur Dirujuk ke RSUD Soedjono Selong, Alami Luka Parah

Lombok Timur, potretlombok.com – Korban serangan anjing liar di Lombok Timur, Ahmad Muzammil Hawari (11), kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. R. Soedjono Selong setelah mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.


Diserang Saat Bermain, Terjatuh di Sawah

Korban yang merupakan siswa kelas IV SDN 1 Lepak, warga Dusun Batu Son, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, diserang saat bermain bersama teman-temannya.

Ibu korban, Sri, menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika anak-anak sedang bermain, lalu tiba-tiba dikejar oleh kawanan anjing liar.

“Dari cerita anak saya, dia sedang bermain bersama teman-temannya, tiba-tiba dikejar anjing. Teman-temannya berhasil menyelamatkan diri, tapi dia sempat jatuh ke sawah dan langsung diterkam,” ujarnya.


Luka di Sejumlah Bagian Tubuh, Kaki Kiri Paling Parah

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, di antaranya tangan, dada, punggung, dan kaki. Luka paling parah terdapat pada bagian kaki kiri.

Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur, termasuk pemberian vaksin rabies pertama. Namun karena kondisi luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Soedjono Selong untuk perawatan lanjutan.


RSUD Lakukan Perawatan Intensif dan Pemantauan

Kepala Bagian Humas RSUD dr. Soedjono Selong, Muksan, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit akan fokus pada pembersihan luka guna mencegah infeksi.

“Setelah pemberian vaksin pertama, kami akan melakukan evaluasi dan pemantauan kondisi pasien. Jika tidak ada gejala tambahan seperti demam, maka cukup satu kali vaksin. Namun jika muncul gejala, vaksin lanjutan akan diberikan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi korban saat ini dalam keadaan stabil.


Kasus Serangan Anjing Liar Kembali Terjadi

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Lombok Timur, drh. Hultatang, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir telah terjadi dua kasus serangan anjing liar di wilayah tersebut.

Salah satu kasus sebelumnya terjadi di Desa Semaya, Kecamatan Sikur, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kejadiannya sama-sama terjadi di area persawahan,” ujarnya.

Baca juga: Anak di Lombok Timur Kembali Diserang Anjing Liar, Warga Diminta Waspada

Warga Minta Penanganan Serius

Maraknya kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan populasi anjing liar guna mencegah kejadian serupa.

Sementara itu, keluarga korban berharap Ahmad Muzammil segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (PL-1)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *