Gebrak May Day, Presiden Prabowo Janji Pasang Badan untuk Buruh: “Sisa Hidup Saya untuk Rakyat!”

JAKARTA, potretlombok.com – Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato berapi-api di hadapan ribuan buruh yang memadati lokasi acara. Dengan nada emosional, Presiden menegaskan bahwa keberadaannya di kursi kepemimpinan tertinggi negara saat ini tidak lepas dari dukungan penuh kaum buruh, tani, dan nelayan.
“Saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, dan kaum pekerja seluruh Indonesia. Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang hidupnya masih sulit,” tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Kebijakan Pro-Rakyat dan Perlindungan Pekerja
Dalam kesempatan tersebut, Presiden membeberkan sejumlah langkah nyata yang telah diambil pemerintah. Salah satu yang paling bersejarah adalah disahkannya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) setelah penantian panjang selama 22 tahun.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengumumkan pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui Keppres Nomor 10 Tahun 2026.
Satgas ini bertujuan untuk melindungi buruh yang terancam kehilangan pekerjaan dan memastikan kesejahteraan mereka tetap terjaga.
Ojol dan Nelayan Jadi Prioritas
Presiden juga memberikan “kado” bagi pekerja transportasi online (ojol) dan nelayan. Melalui Perpres Nomor 27 Tahun 2026, ia memerintahkan pembagian pendapatan ojol diubah secara drastis, dari yang semula 80% untuk pengemudi menjadi minimal 92% untuk pengemudi.
“Saya tidak setuju potongan 10%, harus di bawah itu! Enak saja, yang keringat dia (pengemudi), yang dapat duit perusahaan. Kalau tidak mau ikut aturan, tidak usah berusaha di Indonesia,” ujar Prabowo disambut gemuruh teriakan para buruh.
Untuk sektor kelautan, Presiden telah menandatangani Perpres Nomor 25 Tahun 2026 tentang perlindungan awak kapal perikanan serta meresmikan ribuan kampung nelayan lengkap dengan fasilitas pabrik es di seluruh Indonesia.
Baca juga: Kabar Gembira! Harga BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik Hingga Akhir Tahun, Ini Alasannya.
Visi Perumahan dan Masa Depan
Pemerintah menargetkan pembangunan 1 juta rumah per tahun yang berlokasi dekat dengan kawasan industri, lengkap dengan fasilitas sekolah, rumah sakit, dan daycare.
Prabowo juga menjanjikan kredit bunga ringan maksimal 5% per tahun bagi rakyat kecil agar mereka bisa memiliki aset sendiri.
Menutup pidatonya, Presiden memberikan instruksi keras kepada seluruh menterinya agar setiap kebijakan yang diambil harus mengutamakan kepentingan rakyat kecil
“Sisa hidup saya adalah untuk rakyat saya,” pungkasnya dengan penuh haru. (PL-1)
